Desa Kemetul Desa Seribu Gazebo

Kab.Semarang,nusantara7.com-Bertempat di balai desa kemetul sebagai panggung kehormatan pada hari jumat pagi (18/8) dilaksanakan acara jolenan dan arak-arakan gazebo perwakilan dari tiap RT di desa kemetul yang berjumlah 19 buah.

Acara tersebut di selenggarakan untuk memperingati Merti desa sekalian HUT RI ke 72 sekaligus untuk lebih memperkenalkan Deswita Kemetul yang berada di wilayah dusun krajan desa kemetul kecamatan susukan kabupaten semarang.

Di wilayah desa kemetul terbagi dari 4 dusun yaitu kaliwarak,krajan,kidul jurang dan sipenggung serta 4 RW dan 19 RT semuanya ikut andil dalam acara yang di adakan hari ini dan melakukan persiapan selama dua minggu dengan gotong royong warga tiap-tiap Rt demi suksesnya acara tersebut.

Turut hadir dalam acara merti desa dan lomba gazebo di hadiri oleh kepala dinas pariwisata Kabupaten Semarang,Partono beserta stafnya,DPRD Komisi B Ratnaningsih, SE,Camat susukan,polsek dan koramil susukan,kades kemetul beserta jajarannya serta seluruh warga desa kemetul.

“Dari hasil karya warga sendiri dan menganut sila ke tiga pancasila persatuan Indonesia dengan tema gasebo (guyub rukun agawe sentosane bongso ) juga memamerkan hasil bumi asli dari kemetul dengan harapannya untuk lebih memajukan desa wisata kemetul sehingga bisa meningkatkan ekonomi warga ,” ujar atan salah satu warga Rt08/Rw 02 dusun kedung jurang desa kemetul.

“Dengan adanya parade gazebo di awali dengan merti desa yang sudah menjadi tradisi selama ratusan tahun terus kita berbenah diri karena kita masuk program desa wisata dengan harapan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di desa kemetul dan menjadi salah desa wisata yang bisa di andalkan di kabupaten semarang, jadi kita membuat jolenan yang kemarin biar lebih bermanfaat dan membuat gazebo yang sudah tahun kedua yang di letakkan di timur desa sebagai penunjang kegiatan desa wisata makna dari jolenan itu sendiri mengandung makna ojo kelalen dan sebagai wujud rasa syukur dari hasil panen selama setahun,” tutur Agus Sudibyo Kades Kemetul .

“Juga untuk menambah jumlah pengunjung atau wisatawan yang yang datang kesini selama pembenahan administrasi obyek wisata jumlah pengunjung yang datang sekitar dua ribu pengunjung dan kami berharap dengan penambahan jumlah gazebo bisa menambah jumlah pengunjung yang datang juga desa wisata kita semakin maju”,imbuh agus.

“Hari ini kita saksikan bersama tradisi adat jolenan yang rutin di adakan setiap tahunnya kegiatan ini mempunyai makna tersendiri di sini yang mana setiap warganya yang berada di luar daerah pulang ke desa ini untuk mengikuti acara tradisi adat jolenan ini,desa kemetul merupakan salah satu desa wisata yang ada di kabupaten semarang dari 32 desa wisata yang ada dan kita mengundang tenaga ahli di bidang deswita agar deswita ini bisa berkembang dengan baik dan terus melakukan inovasi biar tujuan untuk memajukan ekonomi warga bisa terwujud dan lebih mandiri dengan pengembangan olahan hasil bumi di daerahnya sendiri ,” tutur Supono Kadis Pariwisata.

Dalam acara Jolenan Metri desa juga diadakan festival 1000 gazebo,dari 19 Rt yang ada mengeluarkan masing-masing satu kreasi gazebo yang di lombakan,dari penilaian juri yang di tunjuk dari pamong budaya kabupaten semarang menetapkan tiga Rt sebagai juara,juara pertama di menangkan Rt 08/Rw02,juara kedua Rt 10/Rw 02,juara ketiga Rt 12/Rw 03 dan juara harapan tiap dusun menerima dari kriteria penilaiannya di ambil dari kreatifitas, jumlah pengiring, kekompakan.

Para juara mendapat uang pembinaan dan piala dari desa serta uang subsidi dari pokdarwis dan pemerintah desa.

Acara berlangsung  dengan aman dan lancar berkat kerja keras panitia dan seluruh elemen yang terlibat di dalamnya.

Penulis : Andi Eka

Editor  : Elias FN

Share

Comments

comments

Berita Lainnya