Caleg Partai Golkar Ini Berani Hibahkan Sebagian Gajinnya Untuk Rumah Aspirasi Warga

Salatiga,nusantara7.com – Tahun politik memang selalu memiliki hal yang menarik untuk diperhatikan dan dicermati warga masyarakat di Indonesia, Juni 2018 ini merupakan tahun pemilihan Kepala Daerah Gubernur maupun Walikota atau Bupati secara serentak di beberapa Provinsi dan Kota Kabupaten di Indonesia. Usai pemilihan Gubernur dan Walikota atau Bupati, Rakyat Indonesia di tahun 2019 akan disuguhi kembali Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Walau waktu masih setahun ke depan, suasana Pemilihan Legislatif sudah terasa di bulan juni 2018 ini, banyak para Calon Legislatif mulai bergerilya mensosialisasikan dirinya kepada warga masyarakat pemilih di daerahnya masing masing.

Seperti nampak di Kota Salatiga, Jawa Tengah, seorang Calon Legislatif Kota Salatiga, dari Partai Golkar, Febrina, nampak sudah mulai mempersiapkan dirinya untuk ikut dalam kontes mencari kepercayaan warga masyarakat di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Dirinya mengaku ikut turun dalam panggung politik karena merasa terpanggil nuraninya untuk ikut berkiprah dalam pengabdian pembangunan warga masyarakat tingkir.

“Saya terpanggil untuk ikut terjun di dunia politik, setelah hampir tiga belas tahun ikut mendampingi suami saya dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat di Kota Salatiga maupun di Jawa Tengah.” tutur Febrina yang juga menjabat sebagai bendahara DPD II Partai Golkar Kota Salatiga saat di temui di rumahnya, Perum Pepabri Tingkir, tadi siang, Minggu (24/6).

Menurut Ibu dari Defi Malitasari dan Muhammad Dean Evandra ini, bahwa dengan dirinya terjun ke panggung politik berharap dapat mensosialisasikan makna politik akal sehat dalam mewujudkan Revolusi Sistem Moral Bangsa di Kota Salatiga.

Selain itu, ditambahkan Febrina yang merupakan Calon Anggota Legislatif (DPRD) Kota Salatiga dari Daerah Pemilihan Kecamatan Tingkir mengaku memiliki misi tersendiri jika dirinya terpilih dan dipercaya oleh warga masyarakat Kecamatan Tingkir khususnya, dijelaskannya misi yang dia bawa yakni berharap bisa memiliki rumah aspirasi warga masyarakat tingkir dalam memperjuangkan kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian warga melalui berbagai kegiatan wiraswasta.

Dirinya pun bermimpi jika dipercaya duduk sebagai anggota DPRD Kota Salatiga, akan menyisihkan sebagian gajinya untuk menghidupi rumah aspirasi warga, agar rumah aspirasi tersebut hidup dan menjadi tempat berkreasi warga masyarakat tingkir dari mulai yang muda hingga yang tua.

“Insya Allah, jika saya dipercaya menjadi wakil rakyat di salatiga, sengaja akan saya hibahkan sebagian gaji yang saya terima untuk operasional kegiatan rumah aspirasi yang nanti akan saya dirikan.” ujar istri dari Imam Supaat yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah.

Munurut dia, dengan adanya rumah aspirasi warga, diharapkan akan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi pendidikan, peningkatan ekonomi warga di Kecamatan Tingkir.

“Dengan adanya rumah aspirasi, diharapkan bisa membantu warga dibidang pendidikan dan ekonominya untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya. sebab rumah aspirasi tersebut akan menjadi tempat diskusi, tempat berkreasi, tempat pelatihan usaha warga.” jelasnya.

Lebih lanjut, Febri menyadari, bahwa dirinya bukanlah siapa siapa dan merupakan pendatang baru di panggung politik Kota Salatiga. Namun dia meliki keyakinan untuk mengabdikan diri di Kota kelahirannya.

“Saya lahir di kampung Nanggulan, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, kemudian besar saya di Kota Semarang hingga lulus SMP, dan saya melanjutkan SMK di Kota Salatiga, saat saat di SMK, saya tinggal di Ngemplak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, namun sekarang saya tinggal di Perum Pepabri RT.04/07 Kel.Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Karena mungkin saya memiliki visi misi yang jelas dan terarah untuk Kota Salatiga khususnya di Kecamatan Tingkir, akhirnya saya pun dipercaya oleh Ketua Partai Golkar Kota Salatiga, untuk saya mencalonkan sebagai Wakil Rakyat Kota Salatiga melalui Daerah Pemilihan Tingkir.” jelasnya.

Di sisi lain, Febri juga meyakinkan bahwa dengan politik akal sehat akan mampu membawa warga Kota Salatiga dalam mewujudkan kesejahteraan khususnya warga masyarakat di Kecamatan Tingkir.

“Politik Akal Sehat itu merupakan sebuah budaya politik bertanggungjawab, jujur, konsisten dengan apa yang dilakukannya, politik akal sehat merupakan lawan dari politik akal bulus, dan saya tegaskan walau hanya wakil rakyat, bukan berati tidak bisa berbuat apa apa untuk warga masyarakatnya, selain memperjuangkan aspirasi warganya di dalam pembangunan Kota, kita sebagai wakil rakyat harus mampu berinovasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga secara umum.” tegas Febri.

Mengakhiri perbincangan dengan suarakpk.com, Febri kembali mengingatkan, bahwa jika nanti dirinya diberi amanah warga masyarakat di Kecamatan Tingkir untuk duduk menjadi Wakil Rakyar di Kota Salatiga, dirinya menyadari, jika amanah warga tersebut akan menjadi kewajibannya selama lima tahun dalam memperjuangkan aspirasi warga kota salatiga dan berinovasi dalam mencari terobosan peningkatan kesejahteraan warga masyarakat di Kecamatan Tingkir.

“Saya dengan kerendahan hati dan ketulusan, hanya bisa memohon doa restu dan dukungan warga masyarakat di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, dan saya menyadari dengan sangat, bahwa dukungan warga masyarakat di Kecamatan Tingkir nantinya akan menjadi amanah bagi saya dalam mengabdi menjadi pelayan masyarakat selama lima tahun ke depan. Khususnya mewujudkan pendidikan politik akal sehat, mewujudkan rumah aspirasi warga masyarakat tingkir.” pungkasnya. (red)

Share

Comments

comments

Berita Lainnya