Sederet Kegiatan Dan Wacana Program PGRI Labuhanbatu Warnai HUT PGRI ke-73

Labuhanbatu,nusantara7.com -PGRI Labuhanbatu mempunyai cara tersendiri merayakan HUT PGRI ke-73 pada tahun 2018 ini.Mulai dari upacara serentak pada tanggal 25 November 2018 yang dilaksanakan di sekolah sekolah negeri maupun sekolah swasta,dilanjutkan dengan seminar pendidikan tentang penghargaan dan perlindungan terhadap guru  pada tanggal 17 Desember 2018 yang dilaksanakan di Gedung Nasional yang dihadiri sejumlah pihak,seperti;Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu,H.Sarimpunan,M.Pd dan seluruh pengurus PGRI se-Kabupaten Labuhanbatu.

Sekretaris PGRI Labuhanbatu Syaipul Amri,kamis,20/12/2018,mengatakan kepada media ini menjelaskan bahwa semua program PGRI Kabupaten Labuhanbatu sudah tersusun secara organisasi.

Syaiful mengklaim pihaknya terus meningkatkan pengetahun guru,baik pengetahuan hukum melalui seminar penghargaan dan perlindungan terhadap profesi guru.

Selain itu,jelas Syaiful,pada HUT PGRI ke -73,pengurus PGRI beserta jajaran melakukan kegiatan anjangsana ke Panti Asuhan Al Arif Padang Matinggi.”Ini bentuk kepedulian PGRI terhadap anak yatim yang ada di Kabupaten Labuhanbatu”.

“Hari ini,kamis tanggal 20 Desember 2018  kita laksanakan resepsi peringatan HUT  PGRI yang Ke-73 dan hari guru Nasional di Ballrom Suzuya plaza Hotel,dihadiri Plt. Bupati Labuhanbatu, Ketua PGRI Sumatera Utara, Dandim 0209/LB, Kejari, OPD dan seluruh pengurus dan anggota PGRI sekabupaten Labuhanbatu”,terang Syaiful.

Terkait Lembaga bantuan Hukum guru (LBHG),Syaiful menjelaskan  untuk sementara belum terbentuk di Kabupaten Labuhanbatu.

“Untuk advokasi kita berkoordinasi dengan LBHG Provinsi Sumatera Utara.Bilamana ada guru yang tersangkut masalah hukum, untuk menampung aspirasi yang tersangkut kasus hukum yang sedang dan masih melakukan tugas sebagai profesi Guru, LPHG Sumatera Utara siap membantu guru-guru yang ada di Kabupaten Labuhanbatu”,paparnya.

Pihak PGRI Labuhanbatu,lanjut Syaiful akan terus berupaya meningkatkan program Kerja PGRI yang nantinya bisa dirasakan oleh  guru yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

“Untuk Lembaga Bantuan Hukum Guru (LBHG) kita sudah punya program untuk mendirikan LBHG di Kabupaten Labuhanbatu yang nantinya LBHG ini sebagaui tempat konsultasi hukum untuk Guru-guru yang ada dikabupaten Labuhanbatu”, pungkasnya. 

Share

Hits: 91

Comments

comments

Berita Lainnya